oleh admin | 19 JUni 2026
Surakarta, 12 Juni 2026 — Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang peduli terhadap kesehatan mental, Puskesmas Kratonan bekerja sama dengan SMA Kristen 1 Surakarta menggelar kegiatan Fasilitasi First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) di ruang aula sekolah. Kegiatan ini bertujuan membekali siswa kelas X-XI dengan kemampuan mengenali tanda-tanda stres, krisis emosional, maupun trauma pada diri sendiri dan teman sebaya, serta memberikan penanganan awal sebelum merujuk ke pihak profesional.
Sekitar 50 siswa kelas X-XI turut hadir dalam sesi ini, didampingi oleh Bapak Bonifacio Yanuar AP, S.Pd. (Guru BK) dan Bapak Rafael Hendri (Guru Penjasorkes). Narasumber pada kesempatan tersebut adalah Kepala UPTD Puskesmas Kratonan, dr. Andani Lima Wati, yang menyampaikan materi melalui metode presentasi. dr. Andani mengingatkan bahwa luka psikologis atau emosional sama nyatanya dengan luka fisik, sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan tepat dari orang-orang terdekat. Beliau juga memperkenalkan prinsip 3 M kepada para peserta: memperhatikan perubahan perilaku, mendengarkan tanpa menghakimi, dan menghubungkan ke pihak profesional.
Meski siswa tidak banyak mengajukan pertanyaan, mereka tetap antusias dan memahami materi dengan baik sepanjang sesi. dr. Andani berharap para siswa dan guru dapat menjadi penolong pertama yang peka dan siap membantu. Setelah mengikuti kegiatan ini, siswa menjadi lebih paham tentang kesehatan mental dan mengetahui langkah konkret untuk menolong teman yang sedang mengalami krisis emosional. Tanggapan siswa pun sangat positif — mereka terlihat fokus, antusias, dan senang karena topik yang diangkat dinilai sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Acara berjalan lancar dan interaktif, didukung oleh ruang aula, proyektor, serta sound system yang berfungsi dengan baik. Materi yang disampaikan dr. Andani juga sangat mudah dipahami oleh siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal terciptanya lingkungan sekolah yang aman, sehat secara mental, dan saling peduli antarsiswa.